Dinkesda Demak Perkuat Sinergi Program Prioritas Kesmas Tahun 2026

Dinkesda_Demak – Dalam rangka mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) menggelar Pertemuan Koordinasi Program Prioritas Bidang Kesmas Tahun 2026, pada Rabu (14/1/2026) bertempat di Aula Eks Keuangan Dinkesda Kabupaten Demak.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini dihadiri oleh 27 Kepala Puskesmas se-Kabupaten Demak, jajaran Bidang Kesmas Dinkesda, para Ketua dan Tim Program Kesga Gizi, Promosi Kesehatan (Promkes), serta Kesehatan Masyarakat (Talkesmas), serta unsur Kejaksaan Negeri Demak melalui Sub Seksi Pertimbangan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas program dan lintas sektor, sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan kesehatan masyarakat di tahun 2026. Diskusi difokuskan pada evaluasi capaian program tahun sebelumnya, pemetaan tantangan di lapangan, serta penyusunan langkah tindak lanjut agar pelaksanaan program berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Kepala Bidang Kesmas Dinkesda Kabupaten Demak Sri Puji Astutik, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan bagian penting dalam siklus perencanaan program kesehatan masyarakat. “Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh puskesmas dan tim teknis, agar program prioritas Bidang Kesmas tahun 2026 dapat dilaksanakan secara terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, dibahas secara komprehensif sejumlah program prioritas Bidang Kesmas Tahun 2026, antara lain:
- Cek Kesehatan Gratis (CKG)
Program ini diarahkan sebagai upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi dini faktor risiko penyakit, mendorong kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, serta menurunkan beban pembiayaan kesehatan jangka panjang. - Persiapan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2026
SSGI menjadi instrumen penting dalam pemetaan status gizi masyarakat, khususnya balita dan ibu hamil. Persiapan yang matang diharapkan menghasilkan data yang valid sebagai dasar perumusan kebijakan intervensi gizi di Kabupaten Demak. - Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Bumil dan Balita Bermasalah Gizi
Pelaksanaan PMT direncanakan melalui pendanaan BOK serta dukungan program 3B MBG, dengan penekanan pada ketepatan sasaran, kualitas intervensi, dan keberlanjutan pendampingan di tingkat puskesmas dan desa.
Ketua Tim Kesga Gizi Dinkesda Nurul Ari Windarti, S.Si.T, M.Kes. menambahkan bahwa keberhasilan program gizi sangat ditentukan oleh kolaborasi lintas sektor. “PMT tidak hanya soal distribusi makanan, tetapi juga edukasi gizi, pendampingan keluarga, serta pemantauan berkelanjutan. Oleh karena itu, peran puskesmas dan dukungan lintas sektor menjadi kunci,” ujarnya.

Hadirnya unsur Kejaksaan Negeri Demak dalam pertemuan ini memberikan penguatan dari aspek tata kelola, akuntabilitas, dan kepatuhan hukum dalam pelaksanaan program kesehatan masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu meminimalisasi potensi permasalahan administrasi serta memastikan pelaksanaan program sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Plt. Kepala Puskesmas Bonang I dr. Joko Purnomo Suko peserta kegiatan menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan pertemuan ini. “Koordinasi seperti ini sangat membantu puskesmas dalam memahami arah kebijakan dan target program tahun 2026, sehingga implementasi di lapangan bisa lebih fokus dan terintegrasi,” ungkapnya.
Melalui pertemuan koordinasi ini, Dinkesda Kabupaten Demak menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan program promotif dan preventif, sebagai fondasi utama pembangunan kesehatan masyarakat. Dengan sinergi yang solid antara dinas kesehatan, puskesmas, dan lintas sektor, diharapkan seluruh program prioritas Bidang Kesmas Tahun 2026 dapat berjalan efektif dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat Demak yang sehat, produktif, dan berdaya saing. (Kesmas_Promkes PM)


















