Dinkesda Demak Laksanakan Uji Fungsi Dental Chair Program SOPHI Di Tiga Puskesmas

Dinkesda_Demak – Dalam rangka menjamin mutu dan kesiapan sarana pelayanan kesehatan gigi di fasilitas kesehatan tingkat pertama, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melaksanakan Uji Fungsi Dental Chair hasil pengadaan Program SOPHI, pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Mijen I, Puskesmas Karanganyar I, dan Puskesmas Gajah 2, dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Uji fungsi ini dilaksanakan oleh Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) melalui Seksi Farmasi, Alat Kesehatan (Alkes), dan PKRT, sebagai bagian dari tahapan penting sebelum alat kesehatan digunakan secara optimal dalam pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pengadaan alat kesehatan melalui program SOPHI (Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia), sebuah proyek strategis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang berfokus pada penguatan layanan kesehatan primer. Program SOPHI bertujuan meningkatkan kualitas deteksi dini, diagnosis, serta perawatan kesehatan melalui penyediaan alat kesehatan yang standar, aman, dan berkualitas di puskesmas dan fasilitas kesehatan dasar lainnya.

Kepala Bidang SDK Dinkesda Kabupaten Demak dr. Haerudin menyampaikan bahwa uji fungsi merupakan tahapan wajib untuk memastikan alat dapat digunakan sesuai standar pelayanan. “Uji fungsi dental chair ini penting untuk memastikan seluruh komponen alat bekerja dengan baik, aman, dan layak pakai sebelum dimanfaatkan dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan uji fungsi, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap komponen dental unit/dental chair, meliputi:
- Fungsi dan pergerakan kursi pasien (naik-turun, sandaran, dan posisi kerja);
- Kinerja handpiece/bor gigi, termasuk putaran, semprotan air dan udara;
- Sistem hisap (saliva ejector/suction);
- Lampu dental untuk pencahayaan area kerja;
- Sistem air dan tekanan udara yang menunjang tindakan pengeboran, penambalan, dan pembersihan gigi.
Ketua Tim Farmasi, Alkes, dan PKRT Dinkesda Farida Kurniati, SF.Apt menambahkan bahwa uji fungsi ini bertujuan memastikan akurasi alat serta kenyamanan dan keselamatan pasien maupun tenaga kesehatan. “Dengan alat yang teruji dan berfungsi optimal, pelayanan kesehatan gigi di puskesmas dapat berjalan lebih efektif, aman, dan profesional,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Dinkesda Kabupaten Demak menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu sarana prasarana kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan gigi dan mulut di tingkat puskesmas. Alat kesehatan yang berfungsi optimal diharapkan mampu mendukung upaya promotif, preventif, dan kuratif secara maksimal, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan primer. (Kesmas_Promkes PM)


















