Dinkesda Demak Laksanakan Monev Cek Kesehatan Gratis Di Desa Sukorejo

Dinkesda_Demak – Dalam rangka memastikan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Komunitas berjalan optimal dan tepat sasaran, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kegiatan CKG pada Rabu (7/1/2025) di Desa Sukorejo, Kecamatan Guntur. Kegiatan Monev ini melibatkan Tim Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Jiwa (Talkesmas Keswa), Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), serta Puskesmas Guntur II sebagai pelaksana layanan di lapangan.
Monitoring dilakukan untuk menilai ketercapaian sasaran, kualitas pelayanan, serta pemanfaatan hasil pemeriksaan kesehatan masyarakat. Dari target 100 orang, tercatat 94 orang mengikuti Cek Kesehatan Gratis. Hasil pemeriksaan menunjukkan berbagai temuan kondisi kesehatan masyarakat, antara lain Hipertensi (22 orang), Diabetes Mellitus (14 orang), Low Back Pain (14 orang), Osteoartritis (10 orang), Post Stroke (4 orang), ISPA (5 orang), serta beberapa kondisi lain seperti gangguan kesehatan gigi, saluran cerna, dan kesehatan reproduksi. Selain itu, terdapat 14 orang dengan kondisi kehamilan normal.
Taufiq Hendrawan, S.Kom Perwakilan Tim Kesmas Dinkesda Demak menyampaikan bahwa kegiatan Monev ini sangat penting sebagai dasar tindak lanjut program kesehatan masyarakat. “Melalui Monev CKG, kami tidak hanya melihat capaian angka, tetapi juga mengidentifikasi faktor risiko, mendeteksi kondisi pra penyakit, serta menemukan kasus penyakit lebih awal agar dapat dilakukan pencegahan dan pengendalian secara tepat,” jelasnya.
Sementara itu, kepala Puskesmas Guntur II dr. Anton Hermawan menambahkan bahwa hasil CKG akan menjadi bahan intervensi lanjutan di tingkat pelayanan primer.“Data hasil CKG ini akan kami tindak lanjuti melalui edukasi, rujukan, dan pemantauan berkala agar kondisi kesehatan masyarakat dapat terus terjaga,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Dinkesda Kabupaten Demak menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya promotif dan preventif, serta mendorong masyarakat agar semakin sadar pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit. (Kesmas_Promkes PM)


















