Dinkesda Demak Lakukan Penyelidikan Epidemiologi Kasus Suspek Difteri di Desa Kalisari Sayung

Dinkesda_Demak – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi melaksanakan Penyelidikan Epidemiologi (PE) terhadap kasus suspek Difteri di Desa Kalisari, Kecamatan Sayung, Kamis (18/12/2025). Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai sebagai tindak lanjut laporan kasus dari fasilitas rujukan.
Penyelidikan epidemiologi dilakukan setelah adanya informasi dari Dinas Kesehatan Kota Semarang mengenai seorang pasien berinisial N, warga Desa Kalisari Kabupaten Demak, yang dirawat di RSUD Wongsonegoro Semarang pada 17 Desember 2025 dengan diagnosis suspek Difteri.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Surveilans dan Imunisasi Dinkesda Kabupaten Demak segera berkoordinasi dengan Tim Surveilans Puskesmas Sayung 2 untuk melakukan investigasi lapangan guna memastikan kondisi lingkungan, riwayat kontak, serta faktor risiko yang berpotensi menimbulkan penularan di masyarakat.
Kegiatan Penyelidikan Epidemiologi ini melibatkan Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Kabupaten Demak, Kepala Tata Usaha Puskesmas Sayung 2, tim surveilans dan imunisasi Dinkesda Kabupaten Demak, tim surveilans Puskesmas Sayung 2, bidan desa, serta kader kesehatan Desa Kalisari.

Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinkesda Kabupaten Demak Darto Wahab, S.Kep.Ners menjelaskan bahwa Penyelidikan Epidemiologi merupakan langkah penting dalam sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit menular.
“Penyelidikan epidemiologi ini bertujuan untuk memastikan kondisi lapangan, menelusuri faktor risiko, serta memetakan kemungkinan kontak erat pasien. Langkah ini sangat penting untuk memutus rantai penularan dan mencegah terjadinya kasus lanjutan di masyarakat,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan PE, tim melakukan pengumpulan data riwayat pasien, penelusuran kontak erat, penilaian cakupan imunisasi di lingkungan sekitar, serta memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat terkait tanda dan gejala difteri serta pentingnya imunisasi lengkap.
Selain itu, tim juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan kader kesehatan setempat untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat serta memperkuat pemantauan kesehatan di wilayah Desa Kalisari.
Pihak Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada, serta segera melapor ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila menemukan gejala yang mengarah pada penyakit menular, khususnya difteri.
Melalui kegiatan ini, Dinkesda Kabupaten Demak menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem surveilans epidemiologi dan respon cepat terhadap kejadian penyakit menular, sebagai upaya perlindungan kesehatan masyarakat dan pencegahan kejadian luar biasa (KLB). (Kesmas_Promkes PM)


















