Dinkesda Demak Gelar Workshop Kader CME Angkatan X, Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Ibu dan Anak

Dinkesda_Demak – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat kembali menyelenggarakan Workshop Kader Cengkeraman Mata Elang (CME) Angkatan X, Rabu (17/12/2025). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 14.00 WIB ini bertempat di Aula Lantai 2 SMP Negeri 3 Demak dan diikuti kader kesehatan dari 25 desa di Kabupaten Demak.
Workshop CME Angkatan X dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, Kepala Bidang Kesmas, Ketua Tim Kesehatan Keluarga dan Gizi, tim teknis Kesga-Gizi, fasilitator CME Kabupaten Demak, serta unsur perangkat desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), bidan desa, dan kader Mom & Baby Sniper.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dalam memperkuat kapasitas kader sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam deteksi dini permasalahan kesehatan ibu dan anak. Melalui pendekatan Cengkeraman Mata Elang (CME), kader dilatih untuk melakukan pengamatan cepat terhadap kondisi ibu hamil, ibu nifas, bayi, dan balita, serta mampu melakukan analisis situasi dan pelaporan kasus secara tepat dan akurat.

dr Ali Maimun, M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran kader sangat strategis dalam mendukung keberhasilan program kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.
“Kader adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Melalui Workshop CME ini, kami berharap kader semakin terampil dalam mendeteksi risiko kesehatan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kesga-Gizi Dinkesda Kabupaten Demak Nurul Ari Windarti, S.Si.T, M.Kes menjelaskan bahwa pelaksanaan Workshop CME Angkatan X merupakan lanjutan dari pembinaan kader yang telah dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.
“Workshop ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga melatih keterampilan kader dalam pengamatan lapangan, pencatatan, dan pelaporan kasus. Harapannya, kader mampu menjadi mitra aktif puskesmas dan bidan desa dalam menjaga kesehatan ibu dan anak,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti pemaparan materi, diskusi interaktif, serta simulasi penerapan metode CME di lapangan. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi tanya jawab dan praktik, menandakan tingginya komitmen kader dalam menjalankan peran di wilayah masing-masing.
Melalui penyelenggaraan Workshop Kader CME Angkatan X ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi serta peningkatan derajat kesehatan keluarga di Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)


















