912. Pemkab Demak Mantapkan Komitmen Implementasi Program Cengkeraman Mata Elang (CME) Tahun 2025

Dinkesda_Demak — Pemerintah Kabupaten Demak, melalui Bidang Kesmas Subid Kesga Gizi menggelar kegiatan Penguatan Komitmen Implementasi Program Cengkeraman Mata Elang (CME) pada Selasa, 9 Desember 2025, di Pendopo Satya Bakti Praja. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB ini dihadiri unsur pimpinan daerah dan seluruh pemangku kepentingan terkait, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Demak, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Kapolres, Dandim, Forkopimcam, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Demak, hingga Kepala Desa se-Kabupaten Demak.
Program CME merupakan inovasi daerah yang dirancang untuk memperkuat pengawasan, merespons dini masalah kesehatan ibu dan bayi, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan keselamatan ibu dan anak. Melalui sistem yang terstruktur dan cepat, CME menjadi salah satu strategi kunci Pemkab Demak dalam menekan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan kasus stunting.
Dalam sambutannya, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah, SE menyampaikan bahwa implementasi CME membutuhkan komitmen kuat dari semua pihak.

“CME bukan hanya program kesehatan, tetapi gerakan bersama seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat. Kita ingin memastikan setiap ibu dan bayi di Kabupaten Demak mendapatkan perlindungan maksimal, mulai dari pemantauan kehamilan hingga masa pascapersalinan. Komitmen lintas sektor menjadi penentu keberhasilannya,” tegas Bupati.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dr. Ali Maimun, M.Kes menekankan pentingnya sinergi dalam pelaksanaan program ini di seluruh desa dan kelurahan.
“Penguatan komitmen hari ini adalah langkah strategis untuk menyatukan gerak dan persepsi. CME menekankan respon cepat, ketepatan data, dan keterlibatan kader di tingkat desa. Dengan dukungan penuh dari pimpinan daerah, kami optimis target penurunan AKI, AKB, dan stunting dapat tercapai lebih cepat,” ujar Kepala Dinkesda.
Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkesda Sri Puji Astutik, SKM, M.Kes selaku pelaksana teknis menyampaikan bahwa CME akan terus diperkuat melalui pelatihan, pendampingan, dan monitoring berkelanjutan.
“CME adalah bentuk kontribusi kita dalam memperkuat pelayanan dasar kesehatan ibu dan anak. Dengan dukungan kepala desa, puskesmas, dan masyarakat, program ini akan berjalan lebih efektif di tataran lapangan,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga diikuti oleh Tim Promkes, Tim Talkesmas Keswa, Tim Kesga Gizi, serta seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Demak yang berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan CME di wilayah masing-masing. Melalui kolaborasi lintas sektor dan penguatan peran masyarakat, Pemkab Demak berharap implementasi CME dapat memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak. (Kesmas_Promkes PM)


















