Dinkesda Demak Gelar Workshop “Cengkeraman Mata Elang” Untuk Perkuat Deteksi Dini Kesehatan Ibu Dan Anak

Foto bersama, peserta workshop Cengkraman Mata Elang (CME)
Dinkesda_Demak — Dalam rangka meningkatkan kapasitas kader kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat menyelenggarakan Workshop Kader Cengkeraman Mata Elang (CME) pada Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di Aula Lantai 2 SMP Negeri 3 Demak. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.
Workshop ini diikuti oleh berbagai unsur dari tingkat kabupaten hingga desa, meliputi:
• Kabid Kesmas Dinkesda
• Ketua Tim Kesga Gizi Dinkesda
• Tim Fasilitator
• Perangkat Desa, Kader KPM, Bidan Desa, serta Kader Mom & Baby Sniper dari 25 desa
• Tim Kesga–Gizi Dinkesda
Program Cengkeraman Mata Elang merupakan inisiatif penguatan kemampuan kader dalam mendeteksi dini masalah kesehatan ibu dan anak melalui pengamatan cepat, analisis situasi, serta pelaporan kasus secara akurat di masyarakat.
Menurut Kabid Kesmas Sri Puji Astutik, SKM, M.Kes Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, workshop ini penting untuk memastikan respon cepat atas permasalahan kesehatan di masyarakat.
“Kader adalah ujung tombak layanan kesehatan tingkat desa. Melalui pelatihan CME ini, kami ingin memastikan setiap kader memiliki ketajaman dalam mengidentifikasi risiko pada ibu hamil, balita, dan kelompok rentan lainnya sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin,” ujarnya.
Ketua Tim Kesga Gizi Dinkesda Demak menambahkan bahwa peningkatan kapasitas kader tidak hanya terkait pengetahuan teknis, tetapi juga kemampuan analisis dan respon cepat.
“Metode CME ini melatih kader untuk lebih jeli, cekatan, dan mampu membaca perubahan kondisi kesehatan dengan cepat. Kami berharap kader semakin siap melakukan pemantauan dan pelaporan kasus secara tepat,” jelasnya.
Perwakilan Fasilitator Workshop juga menyampaikan bahwa metode Mata Elang memberi pendekatan baru yang lebih aktif dan responsif.
“Dengan pendekatan ini, kader tidak hanya mencatat, tetapi juga mampu menilai, memprediksi risiko, dan memahami prioritas intervensi,” ungkapnya.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Kesga Gizi Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah Kabupaten Demak.
Dinkesda menegaskan bahwa kegiatan seperti Workshop CME digelar sebagai bentuk komitmen terhadap percepatan penurunan angka kematian ibu, balita, dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. (Kesmas_Promkes PM


















