Perkuat Program HIV, Tim Mentor Lokal Demak Lakukan Supervisi Di Puskesmas Mijen I. Pemantauan, Bimtek, dan Identifikasi Isu Lokal untuk Percepatan Target HIV Tahun 2025

Dinkesda_Demak – Upaya peningkatan kualitas layanan HIV di Kabupaten Demak terus dilakukan secara berkelanjutan. Pada Kamis (27/11), Tim Mentor Lokal Kabupaten Demak bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melakukan Kunjungan Supervisi dan Mentoring ke Puskesmas Mijen I, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur tenaga kesehatan dan komunitas pendukung, antara lain Tim Dinkes Prov Jateng, Ketua Tim P2PM dan PL, Kepala Puskesmas Mijen I, Tim Dinkes Program HIV, Mentor Lokal HIV, Tim HIV Puskesmas, Pendukung Sebaya, serta Penjangkau Lapangan.
Kunjungan supervisi ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program HIV di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) berjalan optimal, termasuk monitoring kemajuan target, identifikasi hambatan, hingga pemberian pembinaan teknis secara langsung.
Kepala Puskesmas Mijen I dr. Dr. Urip Suprihadi, M.Kes menyampaikan apresiasinya atas pendampingan rutin yang dilakukan oleh mentor lokal dan provinsi.
“Supervisi seperti ini sangat membantu kami melihat kelemahan dan peluang perbaikan. Dengan pendampingan langsung, tim di lapangan semakin terarah dalam mengejar target layanan HIV,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim P2PM dan PL Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak Tri Handayani, SKM, M.M. menegaskan bahwa supervisi bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari strategi percepatan program.
“Kami ingin memastikan setiap layanan, mulai dari skrining, tes HIV, pendampingan pasien, hingga tindak lanjut, berjalan sesuai standar. Identifikasi cepat terhadap masalah lokal akan membantu meningkatkan capaian kabupaten,” jelasnya.
Selama kegiatan, tim melakukan diskusi bersama petugas fasyankes mengenai sejumlah isu penting, seperti:
- tantangan dalam menjangkau populasi kunci,
- keberlanjutan pendampingan sebaya,
- pencatatan dan pelaporan,
- serta penguatan jejaring layanan rujukan.
Perwakilan Mentor Lokal HIV Kabupaten Demak menambahkan bahwa setiap fasyankes memiliki karakteristik tantangan yang berbeda.
“Tugas kami adalah membantu menyusun rencana perbaikan yang realistis dan sesuai kondisi lapangan. Dengan kesepakatan bersama, perbaikan bisa berjalan lebih terukur,” ungkapnya.
Pada akhir kegiatan, semua pihak menyepakati langkah-langkah tindak lanjut untuk perbaikan kinerja layanan HIV, termasuk peningkatan koordinasi antara tenaga kesehatan, pendukung sebaya, dan penjangkau lapangan dalam menjangkau kelompok berisiko dan memastikan keberlanjutan pengobatan.
Tim pelaksana kegiatan ini adalah Bidang P2P, Subid P2PM dan PL Program HIV Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, yang berkomitmen untuk terus mengawal peningkatan kualitas layanan HIV hingga ke tingkat fasyankes. (Kesmas_Promkes PM)























