Layanan Speling Melesat Hadir Di Tegalarum, Pemkab Demak Dekatkan Pelayanan Kesehatan Spesialistik dalam Rangka HUT Korpri ke-54

Dinkesda_Demak – Dalam rangka memperingati HUT Korpri ke-54, Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) kembali menghadirkan layanan SPELING MELESAT (Sesarengan Pelayanan Keliling Melesat) serta Cek Kesehatan Dasar bagi masyarakat. Kegiatan berlangsung pada Kamis (27/11) di Balaidesa Tegalarum, Kecamatan Mranggen, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan Gubernur Jawa Tengah dalam upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat terutama di wilayah yang jauh dari akses pelayanan kesehatan spesialistik.
Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Demak, perwakilan perangkat daerah Provinsi Jawa Tengah, OPD Kabupaten Demak, jajaran rumah sakit, serta unsur pemerintah desa.
Pada kegiatan tersebut, terdapat 200 warga yang menjadi sasaran, dengan 180 orang hadir mendapatkan berbagai layanan kesehatan.
SPELING MELESAT menyediakan beberapa jenis pelayanan kesehatan, di antaranya:
- Cek Kesehatan Dasar : 3 orang
- Pelayanan Spesialis Obgyn : 35 orang (rujuk 5)
- Spesialis Penyakit Dalam : 67 orang (rujuk 2)
- Spesialis Anak : 27 orang (tanpa rujukan)
- Spesialis Mata : 38 orang (rujuk 15)
- Spesialis Jiwa : 5 orang
- Pemeriksaan IVA : 5 orang (rujuk 1)
Tingginya minat masyarakat, terutama pada pelayanan penyakit dalam dan mata, menunjukkan kebutuhan layanan kesehatan yang semakin meningkat di wilayah Mranggen.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin, M.Pd menyampaikan apresiasi atas kerja kolaboratif lintas sektor dalam menghadirkan layanan SPELING MELESAT.
“Pemerintah harus hadir sampai di desa. Melalui SPELING MELESAT, masyarakat bisa mendapatkan layanan spesialistik tanpa perlu jauh ke rumah sakit. Ini bentuk komitmen kami untuk mendekatkan layanan kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dr. Ali Maimun, M.Kes menegaskan bahwa SPELING MELESAT tidak hanya ceremonial HUT Korpri, tetapi bagian dari strategi pemerataan layanan.
“Setiap wilayah memiliki kebutuhan kesehatan yang berbeda. Dengan SPELING MELESAT, kami dapat melihat langsung kondisi lapangan, sekaligus memberikan intervensi cepat kepada masyarakat,” jelasnya.
Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah juga menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan layanan keliling ini.
“Kami mengapresiasi Kabupaten Demak yang aktif memperluas jangkauan layanan. Upaya ini sejalan dengan kebijakan provinsi untuk memperkuat akses kesehatan hingga ke desa,” ungkapnya.
Program SPELING MELESAT terselenggara berkat dukungan banyak pihak, di antaranya:
- Dinas Sosial, Biro Kesra, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Perdagangan dan Koperasi, Dinas Ketahanan Pangan, Biro Umum Setda, dan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah
- RSUD Sultan Fatah, RSUD Sunan Kalijaga, RSUD Adhyatma, RSUD Amino Gondohutomo, RSMD Soeparjo, RS Pelita Anugrah
- Pemerintah Kecamatan Mranggen, Desa Tegalarum, dan Desa Karangsono
- PKM Mranggen 2
- serta Tim Yankes Lanjutan Dinkesda Demak sebagai pelaksana teknis
Kerja sama ini memungkinkan masyarakat mendapatkan akses pelayanan spesialistik secara gratis, cepat, dan terintegrasi.
Tim Yankes Lanjutan selaku pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa SPELING MELESAT akan terus diperluas cakupannya.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang menjangkau masyarakat desa. Hasil kegiatan hari ini menjadi evaluasi untuk peningkatan pelayanan ke depan,” terang tim pelaksana.
Dengan keberhasilan pelaksanaan SPELING MELESAT di Desa Tegalarum, Pemkab Demak menegaskan komitmennya untuk selalu menghadirkan layanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. (Kesmas_Promkes PM)


















