Dinkesda Demak Gelar Monitoring Dan Evaluasi Program HIV 2025, Dorong Percepatan Target Ending AIDS 2030

Dinkesda_Demak , 28 November 2025 – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang P2P Subid P2PM dan PL Program HIV menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program HIV Tahun 2025 bertempat di Aula Eks Keuangan. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan melibatkan seluruh jejaring layanan HIV se-Kabupaten Demak.
Acara ini diikuti oleh Tim Program HIV Dinkesda, Petugas Pengelola (PP) HIV Fasilitas Kesehatan, Pendukung Sebaya, Penjangkau Lapangan, serta perwakilan dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA).
Monev tahun ini berfokus pada evaluasi capaian indikator strategis menuju target Ending AIDS 2030, yaitu 95-95-95. Indikator yang dievaluasi mencakup antara lain:
- ODHIV baru yang memulai ART
- ODHIV eligible VL yang melakukan tes VL
- Capaian viral load tersupresi
- Skrining TB pada ODHIV serta pemberian TPT
- Inisiasi ARV
- Ibu hamil yang menjalani tes HIV dan sifilis
- Ibu hamil positif HIV/Sifilis yang mendapatkan pengobatan
- Capaian PrEP (Pre-Exposure Prophylaxis)
Kegiatan ini juga membahas rencana perbaikan program untuk tahun 2026 agar penanggulangan HIV di Kabupaten Demak semakin optimal.
Ketua pelaksana kegiatan dari Bidang P2P, Subid P2PM dan PL Program HIV, menyampaikan bahwa Monev ini menjadi momen penting untuk memperkuat kolaborasi antar jejaring layanan.
“Monitoring dan evaluasi ini bukan sekadar menilai angka capaian, tetapi memastikan setiap layanan HIV di Kabupaten Demak berjalan terpadu dan berkualitas. Tujuan kita jelas: percepatan menuju Ending AIDS 2030,” ujar perwakilan Subid P2PM dan PL.
Beliau menambahkan bahwa tantangan di lapangan masih cukup besar, namun sinergi berbagai pihak akan menjadi kunci keberhasilan.
“Kami mengapresiasi peran PP HIV, pendukung sebaya, penjangkau lapangan, dan KPA. Semua pihak harus bergerak bersama agar ODHIV dapat segera mengetahui statusnya, memulai pengobatan, dan mencapai viral load tersupresi,” imbuhnya.
Dalam sesi diskusi, peserta melakukan pemetaan masalah dan merumuskan strategi perbaikan untuk meningkatkan capaian di tahun 2026. Upaya yang akan diperkuat meliputi:
- peningkatan test HIV dan sifilis pada ibu hamil,
- perluasan pemberian PrEP,
- percepatan tes viral load,
- peningkatan kualitas pendampingan ODHIV,
- penguatan koordinasi lintas sektor.
Diharapkan seluruh rekomendasi yang dihasilkan dapat mendorong pencapaian indikator lebih baik pada tahun mendatang.
Kegiatan Monev Program HIV 2025 ini menjadi komitmen nyata Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak untuk terus menekan laju penularan HIV serta meningkatkan kualitas hidup ODHIV, sesuai target nasional Ending AIDS 2030. (Kesmas_Promkes PM)


















