Visitasi Perizinan Fasilitas Kesehatan di Demak: Dinkes Pastikan Mutu dan Kepatuhan Layanan

Dinkesda_Demak – Dalam rangka memastikan mutu pelayanan kesehatan serta kepatuhan fasilitas kesehatan terhadap regulasi yang berlaku, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Pelayanan Kesehatan Primer melakukan kegiatan visitasi perizinan pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan menyasar enam lokasi fasilitas kesehatan, yaitu Klinik Narwastu, Apotek Bhayangkara, Apotek Semesta, Apotek Semar, serta praktik mandiri Bidan Chayatun dan Perawat Yoga.
Visitasi ini digelar untuk melakukan verifikasi pemenuhan persyaratan perizinan, baik dari sisi administrasi maupun kondisi lapangan. Pemeriksaan meliputi kelengkapan dokumen, kesesuaian standar pelayanan, kelayakan sarana dan prasarana, hingga aspek kesehatan lingkungan dan keselamatan pasien.
Ketua Tim Yankes Primer Nur Faizah, S.Tr.Keb menyampaikan bahwa kegiatan visitasi merupakan langkah penting untuk memastikan setiap fasilitas kesehatan memberikan pelayanan yang aman, profesional, dan sesuai ketentuan. “Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari dokumen perizinan, ruang pemeriksaan, sarana pendukung, hingga manajemen penanganan limbah. Semua bertujuan agar pelayanan yang diterima masyarakat benar-benar memenuhi standar,” ujarnya.
Kegiatan ini melibatkan tim lintas bidang dan lintas sektor, antara lain Tim Yankes Primer, Tim SDMK, tenaga farmasi, tim kesehatan lingkungan, perwakilan IAI, serta unsur Puskesmas dari beberapa wilayah. Hadir pula perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak. Kehadiran berbagai unsur ini memperkuat proses verifikasi sehingga hasil penilaian lebih komprehensif.
Tim melakukan pemeriksaan administrasi dengan mengecek kelengkapan perizinan berusaha, surat izin praktik tenaga kesehatan, serta dokumen pendukung lain yang diwajibkan. Setelah itu, tim meninjau langsung lokasi pelayanan untuk memastikan standar fasilitas terpenuhi. Pada apotek, misalnya, tim memastikan penyimpanan obat, penanganan obat kedaluwarsa, serta kesesuaian tata ruang. Sementara di klinik dan praktik mandiri, tim memeriksa ruang tindakan, kebersihan, hingga alur pelayanan pasien.
Menurut Tim SDMK, verifikasi lapangan penting dilakukan mengingat perizinan tenaga kesehatan juga menjadi bagian integral dari mutu layanan. Sementara itu, perwakilan Kesehatan Lingkungan (Kesling) turut memastikan aspek sanitasi dan pengelolaan limbah kesehatan berjalan sesuai prosedur.
Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menegaskan bahwa visitasi bukan semata proses evaluasi, namun juga upaya pendampingan agar fasilitas kesehatan dapat memahami dan memenuhi seluruh regulasi yang berlaku. “Kami selalu siap membantu dan memberikan arahan bila ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Yang utama adalah keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai penerima layanan,” ungkap tim.
Kegiatan visitasi perizinan ini ditutup dengan penyampaian catatan dan tindak lanjut kepada masing-masing fasilitas kesehatan. Beberapa rekomendasi perbaikan disampaikan agar pemenuhan standar dapat semakin optimal.
Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Demak berharap seluruh fasilitas kesehatan dapat memberikan layanan yang berkualitas, aman, dan sesuai peraturan, sehingga kepercayaan masyarakat semakin meningkat terhadap penyedia layanan kesehatan setempat. (Kesmas_Promkes PM)


















