Surveilans Kematian Bayi di Desa Sukodono: Komitmen Nyata Kabupaten Demak Menekan AKI-AKB

Dinkesda_Demak , 10 November 2025 – Upaya serius dalam menekan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan angka kematian balita (AKBa) kembali dilakukan oleh Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak. Pada hari Senin (10/11), Tim Kesehatan Keluarga dan Gizi (Kesga_Gizi) dari Bidang Kesehatan Masyarakat bersama Puskesmas Bonang 1 melaksanakan kegiatan surveilans kematian bayi yang terjadi di Desa Sukodono.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas Bonang 1, Programer Anak Puskesmas Bonang 1, Bidan Desa Sukodono, serta Tim dari Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak. Surveilans dilakukan untuk menggali kronologi kejadian kematian, mencari akar permasalahan, dan mengidentifikasi faktor risiko yang menyebabkan terjadinya kasus ini.
“Kegiatan ini bukan untuk mencari siapa yang salah, melainkan bertujuan menemukan penyebab dan mencegah agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Kepala Puskesmas Bonang 1 saat memimpin kegiatan. Beliau juga menambahkan bahwa surveilans seperti ini merupakan sarana pembelajaran penting dalam memperbaiki mutu layanan kesehatan, khususnya dalam pendampingan ibu hamil dan bayi baru lahir.
Selama proses surveilans, tim melakukan wawancara dengan keluarga almarhum bayi, menelaah riwayat kesehatan ibu dan bayi, serta meninjau kembali proses pelayanan kesehatan yang telah diberikan. Informasi yang terkumpul akan menjadi bahan evaluasi dan dasar perbaikan untuk pelayanan ke depan.
Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Tim Kesga_Gizi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menurunkan AKI dan AKB. “Tidak hanya sebatas catatan data, surveilans ini dikembangkan menjadi bentuk advokasi perbaikan sistem, khususnya dalam pendampingan kesehatan ibu dan anak,” ungkap salah satu anggota tim.
Melalui surveilans yang konsisten dan terstruktur seperti ini, Kabupaten Demak berharap dapat mencapai target nasional dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Selain itu, edukasi dan penguatan peran tenaga kesehatan di desa-desa juga semakin ditekankan agar pendampingan ibu hamil dan bayi lebih optimal.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Demak dalam mengutamakan hak kesehatan setiap warga, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, dan balita. Sinergi antar-lintas sektor dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam upaya ini. (Kesmas_Promkes PM)


















