Dinkesda Demak Tingkatkan Kewaspadaan Melalui Sosialisasi Penyakit Potensial Wabah di Wonosari

Dinkesda_Demak– Wonosari, 13 November 2025 — Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyakit Potensial KLB/Wabah dan PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi) kepada kader kesehatan di Desa Wonosari, Kamis (13/11).
Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB di Balai Desa Wonosari dan dihadiri oleh Tim Kerja Surveilans Dinkesda Kabupaten Demak, Perangkat Desa Wonosari, Petugas Surveilans Puskesmas Bonang 2, serta kader kesehatan setempat.
Sosialisasi menyoroti sejumlah penyakit yang mengalami tren peningkatan pada tahun 2025, yakni Demam Berdarah Dengue (DBD), Japanese Encephalitis (JE), dan Chikungunya. Ketiga penyakit ini adalah jenis penyakit menular yang memiliki potensi menimbulkan KLB apabila tidak dilakukan deteksi dan penanggulangan sedini mungkin.
“Kasus DBD, JE, dan Chikungunya di Kabupaten Demak menunjukan tren peningkatan pada tahun ini. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang baik di tingkat masyarakat, khususnya kader kesehatan sebagai garda terdepan dalam pencegahan di lingkungannya,” ujar perwakilan Tim Surveilans Dinkesda.
Dalam kegiatan ini, para kader dibekali informasi lengkap mengenai ciri-ciri penyakit, cara penularan, pencegahan, serta langkah-langkah penanggulangannya. Selain itu, mereka juga diajak untuk aktif berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan perangkat desa dalam penyuluhan dan penanganan kasus jika ditemukan gejala di masyarakat.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit berbasis masyarakat untuk mewujudkan desa siaga kesehatan dan mendorong kolaborasi antara Dinas Kesehatan, lintas sektor, dan masyarakat.
Dinkesda Demak berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas kader dalam deteksi dini kasus penyakit potensial wabah sekaligus memperkuat jejaring surveilans kesehatan sebagai langkah strategis mencegah terjadinya KLB di tahun-tahun mendatang. (Kesmas_Promkes PM)


















