Cek Kesehatan Gratis di CFD Pasar Krempyeng Diserbu Warga: 74 Peserta Ikuti Skrining, Ditemukan Kasus Pra DM & Hipertensi

Dinkesda_Demak – Upaya Pemerintah Kabupaten Demak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kembali terlihat melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Komunitas yang digelar pada Minggu (9/11/2025) di halaman BPBD, bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) Pasar Krempyeng. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari Monitoring dan Evaluasi (Monev) oleh tim gabungan Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), serta Puskesmas Wonosalam I, sekaligus menggandeng program TOSS TB dan STOP HIV.
Mulai pukul 06.30 hingga 09.30 WIB, warga tampak antusias mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan yang mencakup pengecekan gula darah, tekanan darah, serta konseling faktor risiko penyakit tidak menular (PTM).
Dari total 74 peserta yang mengikuti skrining kesehatan, tim menemukan beberapa peserta dengan kondisi yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. Rincian hasil pemeriksaan adalah sebagai berikut:
• Pra Diabetes (Pra DM): 3 peserta (GDS > 150 mg/dL)
• Diabetes Mellitus (DM): 3 peserta (GDS > 200 mg/dL)
• Pra Hipertensi: 6 peserta (Tekanan darah > 140 mmHg)
• Hipertensi: 6 peserta (Tekanan darah > 150 mmHg)
Temuan ini menjadi indikator penting bahwa masyarakat masih memiliki risiko tinggi terhadap penyakit tidak menular, sehingga diperlukan intervensi lanjutan melalui edukasi, pembinaan, hingga rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan bila diperlukan.
Cegah Sejak Dini, Sehat Lebih Lama
Melalui kegiatan ini, tim kesehatan melakukan identifikasi faktor risiko, seperti pola makan, kurangnya aktivitas fisik, serta kebiasaan merokok. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pencegahan penyakit kronis dan cara mengelola gaya hidup yang lebih sehat.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendeteksi dini kondisi pra-penyakit. Harapannya masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga bisa melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin,” ujar salah satu petugas dari Bidang Kesmas.
Tidak hanya skrining PTM, kegiatan ini juga sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kampanye TOSS TB (Temukan Obati Sampai Sembuh) dan STOP HIV. Tim memberikan edukasi mengenai gejala TB, pentingnya pemeriksaan bila batuk lebih dari dua minggu, serta informasi mengenai pencegahan penularan HIV.
Kehadiran tiga program ini sekaligus menunjukkan bahwa layanan kesehatan di Kabupaten Demak terus bergerak mengedepankan kolaborasi lintas program untuk mencapai masyarakat yang lebih sehat.
Bidang Kesmas dan P2P menyampaikan bahwa kegiatan seperti CKG Komunitas akan terus dilakukan secara rutin di berbagai titik keramaian agar semakin banyak masyarakat terjangkau layanan skrining dini.
“Semakin cepat dideteksi, semakin cepat pula masyarakat mendapat penanganan. Ini bentuk komitmen kami dalam membangun masyarakat Demak yang lebih sehat,” ungkap tim pelaksana dalam kegiatan tersebut. (Kesmas_Promkes PM)


















