Dinkesda Demak Gelar Evaluasi PHBS Di Sekolah Wujudkan Generasi Sehat Sejak Dini

Dinkesda_Demak , 6 November 2025 – Dalam upaya memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat – Subid Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes PM) menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah. Acara berlangsung di Ballroom Gedung C Lantai 1, Kamis (6/11/2025) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 guru SD/MI dan 20 siswa-siswi SD/MI yang merupakan perwakilan dari sekolah-sekolah binaan PHBS di Kabupaten Demak. Turut hadir pula tim Promkes dan PM Dinkesda yang berperan sebagai fasilitator dan pendamping kegiatan.
Dalam sambutan pembukaannya, perwakilan dari Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkesda Demak menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak usia dini melalui pendidikan dan pembiasaan perilaku sehat di sekolah.
“Sekolah merupakan tempat strategis untuk menanamkan nilai-nilai hidup bersih dan sehat. Ketika anak-anak terbiasa mencuci tangan, membawa bekal bergizi, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat dan produktif,” ujar Indanaa Luthfiani, S.ST, S.Kep.Ners. Katim Promkes Dinkesda dalam arahannya.
Kegiatan evaluasi PHBS ini bertujuan untuk menilai sejauh mana penerapan 10 indikator PHBS di sekolah, yang meliputi di antaranya:
- Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir,
- Mengonsumsi jajanan sehat di kantin,
- Menggunakan jamban bersih dan sehat,
- Olahraga secara teratur,
- Tidak merokok di lingkungan sekolah,
- Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan secara berkala,
- Membuang sampah pada tempatnya,
- Memberantas jentik nyamuk,
- Menjaga kebersihan kuku dan rambut, serta
- Menjadi pelopor hidup bersih di rumah dan lingkungan sekitar.
Selain pemaparan hasil evaluasi dari sekolah-sekolah peserta, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, simulasi praktik PHBS di sekolah, serta pembagian media edukasi seperti poster dan leaflet yang berisi pesan-pesan kesehatan. Para guru mendapatkan panduan terbaru mengenai strategi pembinaan PHBS berbasis partisipasi siswa dan pelibatan orang tua.
Dinkesda Demak menegaskan pentingnya kolaborasi antara sektor pendidikan dan kesehatan dalam mewujudkan sekolah sehat. Program PHBS di sekolah tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan dari kepala sekolah, guru, komite sekolah, serta masyarakat sekitar.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap sekolah-sekolah di Kabupaten Demak semakin berkomitmen untuk menjadi sekolah sehat, ramah anak, dan berdaya dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, aman, dan nyaman,” jelas tim pelaksana Promkes PM Dinkesda.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan evaluasi ini, Dinas Kesehatan akan melakukan pemetaan capaian indikator PHBS di tiap wilayah kerja puskesmas serta pembinaan lanjutan terhadap sekolah-sekolah yang belum memenuhi indikator PHBS. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat intervensi promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah.
Dengan diselenggarakannya kegiatan evaluasi ini, Kabupaten Demak semakin menegaskan komitmennya untuk mendukung pencapaian visi Indonesia Sehat dan Indonesia Emas 2045, melalui generasi muda yang sadar akan pentingnya hidup bersih dan sehat sejak dini. (Kesmas_Promkes PM)


















