Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak Gelar Pertemuan Koordinasi Program PTM dan Kesehatan Ibu Kolaborasi Lintas Program untuk Tekan Angka Kematian Ibu akibat Penyakit Tidak Menular

Dinkesda_Demak – Dalam upaya menekan angka kematian ibu (AKI) yang disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (PTM), Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak menggelar Pertemuan Koordinasi Program PTM dan Kesehatan Ibu, bertempat di Aula Dinpora Kabupaten Demak, Selasa (21/10/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang P2P, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Ketua Tim P2PTM, Ketua Tim Kesga Gizi, Tim P2PTM dan Kesga Gizi Dinkesda, serta para pengelola program PTM dan kesehatan ibu dari seluruh Puskesmas dan rumah sakit se-Kabupaten Demak.
Dalam pertemuan tersebut, dilakukan analisis situasi terkini terkait kasus AKI di Kabupaten Demak, di mana tercatat enam kasus kematian ibu yang disebabkan oleh penyakit tidak menular seperti hipertensi, jantung, gagal ginjal, hipertiroid, perdarahan, dan sepsis.
Heri Winarno, SKM, M.Kes Kepala Bidang P2P Dinkesda Demak menyampaikan bahwa tren meningkatnya kasus PTM pada ibu hamil perlu menjadi perhatian bersama lintas program.
“Kita harus memastikan kolaborasi antara program PTM dan kesehatan ibu berjalan efektif. Deteksi dini penyakit tidak menular pada ibu hamil dan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan merupakan kunci dalam mencegah komplikasi yang berujung fatal,” ujarnya.
Selain membahas capaian dan kendala, kegiatan ini juga menekankan pentingnya integrasi data by name by address oleh bidan desa, pemantauan kesehatan ibu hamil secara kontinu, pemeriksaan kehamilan minimal enam kali (ANC 6 kali), serta penguatan sistem rujukan berjenjang dari FKTP ke FKRTL.
Melalui koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara bidang P2PTM dan Kesga Gizi, sehingga upaya pencegahan dan penanganan kasus PTM pada ibu hamil dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terukur.
“Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak berkomitmen memperkuat sistem kolaborasi program dan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar tidak ada lagi ibu yang kehilangan nyawa akibat penyakit yang sebenarnya dapat dicegah,” tutur Sri Puji Astutik, SKM, M.Kes Kepala Bidang Kesmas dalam sesi penutup.
Pertemuan ini menjadi langkah nyata Pemkab Demak dalam menurunkan angka kematian ibu serta memperkuat layanan kesehatan reproduksi dan deteksi dini penyakit tidak menular di tingkat fasilitas kesehatan primer hingga rujukan. (Kesmas_Promkes PM)


















