Dinkesda Demak Laksanakan Monitoring dan Evaluasi TPCB Sultan Hadiwijaya di Puskesmas Guntur I

Dinkesda_Demak , 23 September 2025 – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) Sultan Hadiwijaya melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Puskesmas Guntur I.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran tim pembina, di antaranya Sri Puji Astutik, SKM., M.Kes., Tri Handayani, SKM., M.M., Farida Kurniati, S.F., Apt., Eva Apriliya Dwi Asih, S.S.T., Abdul Lathif, S.Farm., Apt., Ayinatus Sofa, S.Kep., dan Dwi Retno P., S.KM., bersama Kepala Puskesmas dan Tim Puskesmas Guntur I.
Pembentukan TPCB mengacu pada Permenkes RI Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat. Regulasi ini menegaskan pentingnya pembinaan Puskesmas yang dilakukan secara terintegrasi, berkesinambungan, dan terstruktur guna memperkuat peran puskesmas sebagai garda terdepan pembangunan kesehatan daerah.
Dalam kegiatan ini, tim melakukan:
1. Evaluasi pelaksanaan program prioritas kesehatan di Puskesmas Guntur I
2. Identifikasi tantangan dan hambatan operasional
3. Penyusunan rekomendasi tindak lanjut pembinaan
4. Penguatan peran lintas program dalam mendukung pencapaian indikator kesehatan
Perwakilan TPCB Sultan Hadiwijaya, Sri Puji Astutik, SKM., M.Kes., menyampaikan pentingnya peran Puskesmas dalam membangun kesehatan masyarakat.“Puskesmas adalah ujung tombak pelayanan kesehatan dasar. Melalui pembinaan cluster, kita pastikan standar pelayanan berjalan optimal demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Guntur I dr. Siti Anisah juga menyambut baik kegiatan ini. “Pembinaan dari TPCB sangat membantu kami dalam meningkatkan mutu layanan. Kami berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi untuk memperkuat peran Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.
Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak berharap seluruh Puskesmas di bawah cluster Sultan Hadiwijaya dapat lebih siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan, sekaligus menjadi pusat inovasi kesehatan masyarakat yang berdaya saing. (Kesmas_Promkes PM)


















