Dinkesda Demak Gelar Pendampingan Kelas Ibu Balita di Desa Batu Karangtengah

Dinkesda_Demak – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran keluarga terhadap kesehatan anak, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Subid Kesga Gizi melaksanakan kegiatan Pendampingan Kelas Ibu Balita pada Selasa, 16 September 2025 di Balai Desa Batu Karangtengah, Kecamatan Karangtengah.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini diikuti oleh Tim Kesga Gizi Dinkesda, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Tengah, Tim Puskesmas Karangtengah, serta kader kesehatan Desa Batu Karangtengah.
Pendampingan kelas ibu balita ini merupakan salah satu upaya strategis dalam penguatan penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di keluarga yang memiliki balita. Buku KIA tidak hanya menjadi catatan kesehatan, tetapi juga panduan bagi orang tua dalam memantau tumbuh kembang serta kesehatan anak.
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembinaan langsung mengenai pemanfaatan Buku KIA, serta pemeriksaan kesehatan balita oleh dokter spesialis anak dari IDAI Jawa Tengah. Melalui pendekatan ini, diharapkan ibu balita semakin memahami pentingnya pencatatan tumbuh kembang, pemenuhan gizi, serta deteksi dini terhadap masalah kesehatan anak.
Programer anak Andrig Ariyani, S.Tr.Keb. dari Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menekankan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal.
“Dengan pemanfaatan Buku KIA yang benar, keluarga dapat lebih sadar terhadap kondisi kesehatan anak. Pendampingan ini sekaligus menjadi sarana edukasi, konsultasi, serta pemantauan langsung oleh tenaga kesehatan maupun dokter spesialis,” jelas Andrig.
Sementara itu, dokter spesialis anak dari IDAI Jawa Tengah menyampaikan pentingnya kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader, dan orang tua.
“Peran orang tua, terutama ibu, sangat besar dalam memastikan anak tumbuh sehat. Buku KIA harus benar-benar dimanfaatkan, tidak hanya disimpan. Kami harap setelah kegiatan ini, ibu-ibu lebih aktif melakukan pencatatan dan memantau perkembangan anaknya,” ujarnya.
Kegiatan pendampingan ini disambut antusias oleh ibu balita dan kader kesehatan setempat. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program kelas ibu balita mampu memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan anak sekaligus mendukung pencapaian target penurunan stunting di Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)


















