Dinkesda Demak Bersama IDAI Jateng Dampingi Kelas Ibu Balita di Desa Wonorejo

Dinkesda_Demak , 3 September 2025 – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Subid Kesga Gizi melaksanakan kegiatan Pendampingan Kelas Ibu Balita di Balai Desa Wonorejo, Rabu (3/9). Kegiatan ini menghadirkan Tim Kesga Gizi Dinkes, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Tengah, Tim Puskesmas Karanganyar 1, serta kader kesehatan setempat.
Pendampingan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) oleh keluarga yang memiliki balita. Pemanfaatan buku KIA secara benar diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta peran keluarga dalam menjaga tumbuh kembang dan kesehatan anak sejak dini.
Dalam kegiatan ini, peserta juga mendapat kesempatan konsultasi langsung dengan dokter spesialis anak dari IDAI Jawa Tengah, sekaligus pemeriksaan kesehatan balita.
Programer anak Andrig Ariyani, S.Tr.Keb. dari Subid Kesga Gizi Dinkesda Demak menegaskan pentingnya peran keluarga dalam pemantauan kesehatan anak. “Buku KIA bukan sekadar catatan, tetapi instrumen penting untuk memantau tumbuh kembang balita. Melalui pendampingan ini, kami ingin para orang tua lebih memahami manfaat buku KIA agar kesehatan anak-anak bisa terpantau dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan IDAI Jawa Tengah menyampaikan bahwa pemeriksaan balita perlu dilakukan secara rutin agar deteksi dini tumbuh kembang bisa dilakukan. “Kami berharap para orang tua tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang ada. Dengan deteksi dini, setiap permasalahan tumbuh kembang bisa segera ditangani,” ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan diskusi, tanya jawab, serta praktik langsung penggunaan buku KIA. Para kader kesehatan juga turut mendampingi ibu-ibu balita dalam memahami cara mencatat dan memanfaatkan informasi di dalam buku tersebut.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Demak menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat edukasi kesehatan keluarga sebagai bagian dari upaya menekan angka kesakitan dan mendukung tumbuh kembang anak yang optimal. (Kesmas_Promkes PM)


















