Dinas Kesehatan Demak Gelar Pembinaan Cluster Binaan (TPCB) di Puskesmas Karanganyar II

Dinkesda_Demak – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak. Pada Rabu (10/09/2025), bertempat di Puskesmas Karanganyar II, Dinkesda Demak melalui Tim Pembinaan Cluster Binaan (TPCB) Cluster Sultan Trenggono menyelenggarakan kegiatan pembinaan terpadu yang melibatkan pejabat, tenaga kesehatan, serta tim Puskesmas setempat.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Dian Arisanti, S.Si., Apt., MH.Kes; Karjono, SKM., M.M; Sri Badriningsih, S.Farm; Maulina Ulya, Amd.Keb; Budiyono Solichin, S.AP., M.M; serta Agus Fahmi Hanung Saputra, S.Kep, bersama tim Puskesmas Karanganyar II.
Pembinaan ini dilaksanakan berdasarkan amanat Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 tentang Akreditasi Puskesmas. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa pembinaan terpadu oleh Dinas Kesehatan Daerah merupakan salah satu strategi untuk memastikan mutu layanan puskesmas terus ditingkatkan, baik dari sisi administrasi, manajemen, maupun teknis pelayanan kesehatan masyarakat.
Koordinator Tim TPCB Cluster Sultan Trenggono, Dian Arisanti, S.Si., Apt., MH.Kes menekankan bahwa kegiatan pembinaan ini tidak hanya bersifat seremonial. “TPCB merupakan wadah koordinasi, evaluasi, sekaligus pendampingan bagi puskesmas agar mampu mengoptimalkan kinerjanya. Melalui pembinaan ini, kami ingin memastikan bahwa puskesmas benar-benar siap dalam menghadapi akreditasi, memberikan layanan sesuai standar, serta mampu merespon kebutuhan masyarakat dengan lebih cepat dan tepat,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Karjono, SKM., M.M, yang menambahkan bahwa pembinaan cluster merupakan salah satu strategi efektif untuk pemerataan mutu pelayanan di seluruh wilayah Demak. “Dengan model cluster, pembinaan bisa dilakukan lebih fokus, terstruktur, dan berkesinambungan. Harapannya, tidak ada lagi puskesmas yang tertinggal dalam kualitas layanan, karena semuanya mendapat arahan dan pendampingan yang sama,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Karanganyar II menyampaikan apresiasi dan manfaat langsung dari kegiatan ini. “Kami merasa terbantu dengan adanya pembinaan TPCB, karena tim puskesmas mendapat masukan langsung dari Dinas Kesehatan. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, mempersiapkan diri dalam akreditasi, dan tentu saja memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Karanganyar,” ujarnya.
Selain pengarahan, kegiatan pembinaan juga diisi dengan evaluasi kinerja puskesmas, diskusi permasalahan yang dihadapi di lapangan, hingga rekomendasi strategis untuk perbaikan mutu. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan hasil pembinaan bukan hanya laporan administratif, tetapi benar-benar membawa perubahan nyata di lapangan.
Melalui TPCB, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya dalam membangun sistem kesehatan daerah yang lebih kuat. “Pembinaan seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin dan berkesinambungan. Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan, sehingga peningkatan kualitasnya menjadi keharusan demi terwujudnya masyarakat Demak yang sehat dan sejahtera,” pungkas Dian Arisanti.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan Puskesmas Karanganyar II dapat semakin siap memberikan layanan kesehatan yang bermutu, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi teladan bagi puskesmas lain di wilayah Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)


















