Pendampingan Kelas Ibu Balita di Desa Karangmlati: Perkuat Peran Keluarga dalam Pemantauan Kesehatan Anak

Dinkesda_Demak , 1 September 2025 – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Subid Kesga Gizi bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Tengah menggelar kegiatan Pendampingan Kelas Ibu Balita di Balai Desa Karangmlati, Senin (1/9). Kegiatan ini juga melibatkan Tim Puskesmas Demak 1 serta kader kesehatan desa setempat.
Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkuat pemahaman keluarga dalam pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Dengan penggunaan yang optimal, buku KIA diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya gizi, imunisasi, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Selain itu, kegiatan ini turut dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan balita oleh dokter spesialis anak dari IDAI Jawa Tengah.
Katim Kesga Gizi Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak Nurul Ari Windarti, S.Si.T, M.Kes menyampaikan bahwa pendampingan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran masyarakat.
“Buku KIA bukan sekadar catatan, tetapi panduan hidup sehat bagi keluarga yang memiliki balita. Melalui pendampingan kelas ibu balita, kami ingin memastikan buku ini benar-benar dipahami dan dimanfaatkan agar anak-anak kita dapat tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan IDAI Jawa Tengah yang hadir dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya deteksi dini kesehatan balita. “Pemeriksaan rutin oleh tenaga medis, khususnya dokter anak, sangat diperlukan agar potensi gangguan tumbuh kembang dapat diketahui lebih awal. Dengan keterlibatan aktif orang tua melalui buku KIA, maka kesehatan anak akan lebih terjamin,” jelasnya.
Partisipasi aktif para ibu balita dan kader kesehatan desa turut memberi warna positif dalam kegiatan ini. Kepala Desa Karangmlati menyampaikan apresiasi dan dukungannya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Demak dan IDAI Jawa Tengah yang telah mendampingi masyarakat kami. Kegiatan ini membuka wawasan para ibu, sehingga mereka lebih percaya diri dalam menjaga kesehatan putra-putrinya,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai dengan suasana penuh keakraban. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut, sehingga kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan anak semakin meningkat dan sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan generasi emas Indonesia. (Kesmas_Promkes PM)


















