Dinkesda Demak Tingkatkan Kewaspadaan Pertusis Melalui Evaluasi Program Surveilans

Dinkesda_Demak – Semarang – Dalam rangka memperkuat sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit menular, khususnya pertusis, Dinas Kesehatan Kabupaten Demak melalui Tim Jejaring Surveilans dan Imunisasi menggelar kegiatan Evaluasi Program Surveilans pada Rabu (27/8/2025) di Metro Park View Hotel, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama dr. Chatarina Rini P., Sp.A bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, serta diikuti oleh dokter pemeriksa RS, Puskesmas, dan Labkesda, juga para pemegang program surveilans di fasilitas kesehatan se-Kabupaten Demak.
Dalam paparannya, disampaikan data tren penyakit pertusis di Indonesia. Berdasarkan laporan IBS SKDR, tahun 2023 tercatat 182 suspek pertusis di Indonesia, menurun pada tahun 2024 menjadi 81 kasus. Namun, di tahun 2025 hingga minggu ke-33, khusus di Jawa Tengah sudah tercatat 80 kasus suspek pertusis. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan yang perlu diantisipasi.
“Melihat tren pertambahan kasus, kami mendorong peningkatan kewaspadaan di seluruh lini pelayanan kesehatan. Tenaga medis di RS, Puskesmas, hingga Labkesda perlu memahami tanda gejala dan tata laksana pertusis agar kasus bisa dideteksi lebih cepat,” ujar dr. Chatarina Rini P., Sp.A.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi forum untuk memperkuat koordinasi lintas fasilitas kesehatan agar sistem pelaporan lebih responsif dan akurat. Perwakilan Dinkes Provinsi Jawa Tengah turut menegaskan pentingnya evaluasi ini.
“Pertusis adalah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Namun, tren kasus yang meningkat mengingatkan kita semua untuk lebih waspada, memperkuat surveilans, serta memastikan penanganan sesuai standar di lapangan,” ungkapnya.
Melalui pertemuan ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak berharap seluruh tenaga kesehatan dapat meningkatkan kapasitas dalam deteksi dini, pencatatan, pelaporan, serta tata laksana kasus pertusis. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat sistem surveilans kesehatan masyarakat dan melindungi warga Demak dari potensi penyebaran penyakit menular. (Kesmas_Promkes PM)


















