Dinkesda Demak Gelar Koordinasi Pembiayaan Klaim ANC di Puskesmas

Dinkesda_Demak — Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan menyelenggarakan kegiatan Koordinasi Pembahasan Pembiayaan Klaim Antenatal Care (ANC) di Puskesmas, Kamis (28/8/2025) bertempat di Aula Labkesda Kabupaten Demak.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dr. Ali Maimun, M.Kes , serta dihadiri oleh Kabid SDK, Kabid Kesmas, Katim Pengelolaan Pendanaan Kesehatan, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Demak, BPJS Kesehatan KLOK Demak, dan Tim Pengelolaan Pendanaan Kesehatan.
Dalam koordinasi tersebut dibahas sistem klaim non-kapitasi BPJS Kesehatan, khususnya untuk pelayanan ANC (Antenatal Care) yang dapat diklaim sebanyak 6 kali pemeriksaan, yaitu:
- K1: trimester I (≤12 minggu)
- K2 & K3: trimester II (13–23 minggu)
- K4, K5 & K6: trimester III (24–42 minggu).
Agar tidak terjadi double klaim, setiap pelayanan ANC yang diberikan harus segera dilakukan input ke sistem, dengan syarat pasien membawa buku KIA sebagai bukti layanan.
“Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dan teknis agar tidak terjadi kesalahan klaim. Ke depan akan diterbitkan surat edaran untuk penertiban input FKTP dalam pelayanan ANC, sehingga sistem pembiayaan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ungkap Kabid SDK Dinas Kesehatan Kabupaten Demak selaku tim pelaksana.
Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan KLOK Demak juga menegaskan pentingnya komitmen semua pihak agar klaim ANC dapat berjalan lancar.
“Kami berharap Puskesmas dapat disiplin melakukan input klaim sesuai standar, sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya ibu hamil. Klaim ANC yang tertib akan mendukung peningkatan kualitas layanan dan meminimalisasi kendala administrasi,” jelas perwakilan BPJS Kesehatan.
Melalui koordinasi ini, diharapkan Puskesmas se-Kabupaten Demak semakin solid dalam memberikan layanan antenatal, sekaligus memastikan sistem klaim berjalan sesuai ketentuan demi mendukung kesehatan ibu dan anak di daerah. (Kesmas_Promkes PM)


















