Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Lakukan Evaluasi Kasus Disabilitas di Desa Babalan

Dinkesda_Demak – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bersama tim kesehatan melakukan kegiatan evaluasi dan tindak lanjut kasus disabilitas di Desa Babalan, Kecamatan Wedung, pada Senin (25/8/2025) bertempat di Balai Desa Babalan.
Hadir dalam kegiatan ini dr. Anita Sp.KJ dan psikolog Vrishka M.Psi dari RSMD Soepardjo Roestam, Endang selaku Penanggung Jawab Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Provinsi, Rani dari bidang Kesga Dinkes Provinsi, serta Tim Kesga Gizi dan Talkesmas Keswa Kabupaten Demak.
Berdasarkan hasil skrining, dari 27 orang yang sebelumnya dilaporkan terdapat tambahan 5 orang penyandang disabilitas sehingga total hasil temuan adalah:
- 1 orang Cerebral Palsy
- 4 orang Retardasi Mental dengan kejang
- 1 orang Retardasi Mental
- 19 orang Tuna Daksa fisik
- 1 orang Tuna Daksa dengan indikasi Skizofrenia
- 2 orang Down Syndrome
- 1 orang gangguan perkembangan (suspek autis)
- 3 orang Skizofrenia
Kegiatan ini bertujuan memastikan setiap kasus disabilitas mendapatkan tindak lanjut yang tepat sesuai kondisi medis maupun sosialnya.
Endang, PJ Kesehatan Jiwa Dinkes Provinsi Jateng, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan penguatan layanan kesehatan jiwa dan disabilitas di tingkat puskesmas.
“Kami akan merekomendasikan tindak lanjut kepada puskesmas setelah rekapitulasi data lengkap. Selain itu, khusus kasus tuna daksa dengan indikasi skizofrenia, akan dilakukan assessment lanjutan karena saat kunjungan kondisi belum memungkinkan pemeriksaan lebih detail,” jelasnya.
Sementara itu, Rani dari Dinkes Provinsi Jateng menekankan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak dengan kondisi khusus.
“Kami juga meminta kader posyandu dan puskesmas untuk aktif memantau anak dengan bibir sumbing agar segera bisa dioperasi. Intervensi dini sangat penting agar anak-anak bisa tumbuh sehat dan optimal,” ungkapnya.
Kegiatan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya lintas program dan lintas sektor untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas di Kabupaten Demak mendapat perhatian, pendampingan, dan akses layanan kesehatan yang berkelanjutan. (Kesmas_Promkes PM)


















