Orientasi Layanan HIV IMS Komprehensif di Fasyankes Dampingan, Perkuat Layanan dan Capaian Kesehatan di Demak

Dinkesda_Demak – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang P2 melaksanakan Orientasi Layanan HIV IMS Komprehensif pada fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dampingan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Senin–Rabu (11–13 Agustus 2025) bertempat di Gedung PPNI Demak, dengan diikuti oleh tim lintas profesi dari rumah sakit dan puskesmas.
Peserta kegiatan meliputi Kabid P2P, Ketua Tim P2PM dan PL, Tim HIV Dinkes Kab. Demak, Tim 2 mentor lokal HIV, serta Tim PDP yang terdiri dari dokter, perawat, tenaga data, laboratorium, dan farmasi dari RSUD Sunan Kalijaga, Puskesmas Karangawen I, Puskesmas Sayung II, Puskesmas Mijen I, Puskesmas Karanganyar II, Puskesmas Guntur I, dan Puskesmas Sayung II.
Orientasi ini dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan HIV IMS di fasyankes dampingan, dengan indikator utama:
- Meningkatkan capaian ODHIV baru yang memulai ART (Antiretroviral Therapy).
- Memastikan ODHIV dalam pengobatan memenuhi syarat pemeriksaan Viral Load (VL).
- Memperkuat layanan agar ODHIV yang dites Viral Load mendapatkan hasil supresi.
- Mengoptimalkan pengobatan bagi pasien sifilis.
- Memastikan ODHIV yang memulai ART diskrining TBC.
- Meningkatkan cakupan TPT (Terapi Pencegahan Tuberkulosis) bagi ODHIV yang memenuhi syarat.
- Memastikan ODHIV hamil baru segera memulai ART.
- Mengoptimalkan penanganan ibu hamil sifilis.
- Melakukan penelusuran kasus ODHIV yang hilang dari layanan.
Dalam sambutannya, Kabid P2P Dinas Kesehatan Daerah Demak Heri Winarno, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat layanan kesehatan HIV di tingkat fasyankes.
“Dengan adanya orientasi ini, kami berharap seluruh tenaga kesehatan memiliki pemahaman dan keterampilan yang lebih baik dalam memberikan layanan HIV IMS yang komprehensif, sehingga target capaian kesehatan masyarakat, khususnya penanggulangan HIV, dapat tercapai lebih optimal,” ujarnya.
Senada dengan hal itu, Ketua Tim P2PM dan PL Tri Handayani, SKM, M.M. menambahkan,
“Upaya ini tidak hanya sebatas pada peningkatan capaian indikator, tetapi juga memastikan kualitas layanan, kesinambungan pengobatan, serta pendampingan pasien agar tetap terhubung dalam layanan kesehatan,” jelasnya.
Melalui orientasi ini, Bidang P2 bersama fasyankes dampingan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat layanan HIV IMS secara komprehensif. Harapannya, selain meningkatkan capaian indikator program, kegiatan ini juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup ODHIV di Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)


















