Layanan SPELING Hadir di Desa Guntur: Dekatkan Akses Kesehatan Spesialistik untuk Warga

Dinkesda_Demak , 20 Agustus 2025 – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak kembali menghadirkan SPELING – Dokter Spesialis Keliling di Balai Desa Guntur, Kecamatan Guntur. Program ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap kebijakan Gubernur Jawa Tengah dalam upaya mendekatkan layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat pedesaan.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Kabid Yankes Dinkesda, Ka. Tim Yankes Lanjutan, Camat Guntur, Kepala Desa Guntur, Direktur Charlie Hospital, Kepala Puskesmas Guntur I, serta unsur Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Guntur.
Antusiasme Masyarakat Tinggi
Meskipun target awal hanya 100 orang, jumlah pengunjung yang datang mencapai 108 orang. Mereka mendapatkan pelayanan dari berbagai dokter spesialis, di antaranya:
- Spesialis Obsgyn: 27 orang (seluruhnya ibu hamil)
- Spesialis Penyakit Dalam: 25 pasien (kasus DM, hipertensi, PPOK, stroke, psoriasis, osteoarthritis, dengan 5 pasien dirujuk lebih lanjut)
- Spesialis Kulit: 11 pasien (diagnosis bervariasi mulai scabies, dermatitis, eritroderma hingga psoriasis)
- Spesialis Mata: 23 pasien (21 di antaranya dirujuk untuk penanganan katarak, glaukoma, dan miopi)
- Spesialis Anak: 21 anak (kasus feeding difficulty, speech delay, tonsil hipertrofi, flat foot, hingga 10 anak memerlukan rujukan lanjutan)
Menurut Kabid Yankes Dinkesda Demak Dian Arisanti, S.Si.Apt, MH.Kes. , program SPELING bukan sekadar layanan, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah untuk mendekatkan akses kesehatan ke masyarakat desa.
“Masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke rumah sakit besar. Melalui SPELING, dokter spesialis langsung hadir di desa untuk memberikan layanan, sekaligus melakukan deteksi dini dan rujukan bila diperlukan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Guntur menyampaikan apresiasinya atas program ini.
“Kami merasa terbantu dengan adanya SPELING. Warga yang tadinya kesulitan akses ke rumah sakit, kini bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis di balai desa kami,” katanya.
Kegiatan ini dapat berjalan baik berkat kolaborasi lintas sektor, melibatkan Charlie Hospital, RSI NU, Puskesmas Guntur I, serta dukungan aparat desa dan keamanan setempat.
Dengan hasil capaian 108 pasien yang terlayani, kegiatan SPELING di Desa Guntur membuktikan bahwa pendekatan pelayanan kesehatan berbasis jemput bola mampu menjawab kebutuhan masyarakat pedesaan. Ke depan, Dinkesda Demak berkomitmen melanjutkan dan memperluas cakupan layanan ini agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya. (Kesmas_Promkes PM)


















