FGD Tematik, Dinkesda Demak Gali Solusi Kesehatan Warga Terdampak Rob di Desa Tugu

Dinkesda_Demak – Rob yang melanda kawasan pesisir Kecamatan Sayung, khususnya Desa Tugu, tak hanya berdampak pada ekonomi dan lingkungan, tetapi juga menimbulkan persoalan kesehatan bagi masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Kesehatan Masyarakat menggelar Focus Group Discussion (FGD) Tematik pada Rabu (20/8/2025) di Balai Desa Tugu.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Kesmas Dinkesda Demak, Camat Sayung, Forkompincam Sayung, Kapus Sayung 1 beserta tim, para katim program kesehatan, Kepala Desa Tugu beserta perangkat, bidan desa, kader kesehatan, hingga tim Mom & Baby Sniper Desa Tugu.
FGD ini bertujuan menggali langsung permasalahan yang dihadapi masyarakat terdampak rob, sekaligus merumuskan langkah-langkah penyelesaian yang dapat ditindaklanjuti lintas sektor.
“Kita tidak bisa menutup mata dengan kondisi masyarakat Tugu. Rob berdampak besar pada kesehatan lingkungan, gizi anak, hingga pelayanan kesehatan. Melalui forum FGD ini, kami ingin mendengar langsung suara warga dan mencari solusi bersama,” ujar Kabid Kesmas Dinkesda Demak Sri Puji Astutik, SKM, M.Kes dalam sambutannya.
Sementara itu, Camat Sayung menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan rob.
“Permasalahan rob bukan hanya urusan infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat. Dengan adanya FGD ini, diharapkan lahir strategi bersama yang konkret untuk Desa Tugu,” ucapnya.
Kepala Desa Tugu juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap warganya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dinkesda Demak dan semua pihak yang hadir. Kondisi rob memang menyulitkan warga, tetapi dengan adanya dukungan seperti ini kami semakin optimis bisa mencari jalan keluar,” ungkapnya.
Dalam diskusi, sejumlah masalah teridentifikasi, mulai dari sanitasi yang buruk akibat genangan air, akses pelayanan kesehatan yang terhambat, hingga risiko gizi buruk pada balita dan remaja. Untuk itu, peserta FGD sepakat mendorong beberapa langkah cepat, antara lain: penguatan kader kesehatan, pengaktifan kembali posyandu, dukungan kesehatan bagi ibu hamil, serta koordinasi lintas OPD untuk solusi jangka panjang.
“Harapannya, hasil FGD ini tidak berhenti hanya sebagai catatan, tetapi ditindaklanjuti menjadi program nyata yang dapat membantu masyarakat Desa Tugu,” pungkas Katim Kesga Gizi Dinkesda Demak Nurul Ari Windarti, S.Si.T, M.Kes. .
Dengan terlaksananya FGD Tematik ini, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak berharap lahir sinergi nyata antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk menjaga kesehatan warga di tengah tantangan bencana rob. (Kesmas_Promkes PM)


















