Active Case Finding Portable X-Ray Program Tuberkulosis di Puskesmas Bonang I Dinkesda_Demak

Dinkesda_Demak – Rabu, 13 Agustus 2025, Puskesmas Bonang I menjadi pusat pelaksanaan Active Case Finding (ACF) Portable X-Ray Program Tuberkulosis. Kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Demak melalui Bidang P2P Dinas Kesehatan Daerah untuk memperkuat upaya deteksi dini TBC di masyarakat.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan monitoring langsung dari Kabid P2P Dinkes Demak, diikuti oleh berbagai unsur, di antaranya: Tim Dinkesprov TBC, Tim X-Ray Provinsi, Tim TBC Dinkesda, Dokter Penanggung Jawab TB Puskesmas Bonang I, Tim TBC Puskesmas, serta dukungan dari Mentari Sehat Indonesia Kabupaten Demak.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pendaftaran peserta skrining, dilanjutkan dengan wawancara awal, pemeriksaan kelengkapan, dan akhirnya skrining menggunakan portable x-ray. Setiap hasil pemeriksaan dibacakan secara langsung oleh dokter penanggung jawab. Peserta dengan hasil x-ray positif atau bergejala TB segera diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan berupa pengambilan sampel dahak yang akan diteruskan ke laboratorium TCM. Sementara itu, peserta yang negatif namun memiliki riwayat kontak erat tetap diberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).
Dari 107 peserta skrining , total 60 peserta dilakukan pengambilan sampel dahak untuk pemeriksaan lanjutan.
Menurut Kabid P2P Dinkes Kabupaten Demak Heri Winarno, SKM, M.Kes , kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menekan angka penularan TBC di masyarakat.
“Dengan adanya program ACF menggunakan portable x-ray, diharapkan deteksi kasus TB bisa dilakukan lebih cepat, sehingga pengobatan dapat segera diberikan dan rantai penularan dapat diputus,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dokter Penanggung Jawab TB Puskesmas Bonang I juga menegaskan bahwa kegiatan ini sangat membantu fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam menemukan kasus TB secara aktif.
“Alat portable x-ray sangat efektif digunakan di lapangan. Kami bisa langsung melihat indikasi awal TB dan segera menindaklanjutinya dengan pemeriksaan dahak. Ini mempercepat alur diagnosis pasien,” jelasnya.
Kegiatan ini terlaksana berkat sinergi antara Bidang P2P, Subid P2PM & PL (Program Tuberkulosis) Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, serta dukungan lintas sektor.
Dengan capaian yang cukup signifikan, diharapkan program ini menjadi langkah nyata menuju Demak Bebas TBC sesuai target eliminasi nasional tahun 2030. (Kesmas_Promkes PM)


















