Peningkatan Kualitas SDM RS: Dinkesda Demak Gelar Pelatihan PONEK Hari Ke-4 di RSUP dr. Kariadi Semarang

Dinkesda_Demak – Semarang, 4 Agustus 2025 – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi di rumah sakit. Salah satu upaya nyata adalah dengan memfasilitasi pelaksanaan Pelatihan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) bagi tenaga kesehatan rumah sakit se-Kabupaten Demak.
Pada hari ke-4 pelatihan, sebanyak 30 peserta dari Tim PONEK RS se-Kabupaten Demak melaksanakan On the Job Training (OJT) di RSUP dr. Kariadi Semarang. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB, dengan pendampingan penuh dari Tim Yankes Lanjutan Dinkesda Demak serta dukungan Pusat Pelatihan Klinis Sejahtera (P2KS) Jawa Tengah.
Pelatihan ini dilaksanakan di bawah koordinasi Bagian Obstetri dan Ginekologi RSUP dr. Kariadi, yang telah berpengalaman sebagai pusat rujukan dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan.
Pembagian Kelompok Maternal & Neonatal
Dalam OJT ini, peserta dibagi menjadi dua kelompok:
- Kelompok Maternal, fokus pada keterampilan menangani kegawatdaruratan obstetri seperti perdarahan pasca persalinan, eklampsia, dan komplikasi kehamilan lainnya.
- Kelompok Neonatal, fokus pada penanganan kegawatdaruratan bayi baru lahir seperti asfiksia neonatorum, prematuritas, hingga perawatan bayi risiko tinggi.
Melalui metode praktik langsung ini, peserta tidak hanya memperdalam teori, tetapi juga mengasah keterampilan klinis dalam situasi nyata.
Kepala Bidang Yankes Dinkesda Demak Dian Arisanti, S.Si.Apt, MH.Kes. menyampaikan, “Pelatihan PONEK ini sangat penting bagi peningkatan kualitas layanan rumah sakit. Dengan keterampilan yang mumpuni, tenaga kesehatan diharapkan lebih siap menghadapi kasus gawat darurat ibu dan bayi, sehingga dapat menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Demak.”
Hal senada juga disampaikan salah satu peserta pelatihan, “Kegiatan OJT ini memberi pengalaman berharga. Kami bisa langsung mempraktikkan tata laksana penanganan kegawatdaruratan di lapangan, sehingga lebih percaya diri ketika kembali bertugas di rumah sakit masing-masing,” ujar salah seorang dokter peserta.
Pelatihan PONEK ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dirancang secara berkesinambungan. Dinkesda Demak bersama P2KS Jateng berkomitmen untuk terus memberikan pembekalan keterampilan kepada tenaga kesehatan melalui pelatihan berjenjang, supervisi, hingga monitoring implementasi di rumah sakit.
Dengan langkah ini, diharapkan seluruh rumah sakit di Kabupaten Demak mampu menjadi rumah sakit PONEK yang tanggap, sigap, dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan bayi. (Kesmas_Promkes PM)


















