Demak Mantapkan Implementasi 5 Pilar STBM Berkelanjutan Menuju Kabupaten Sehat 2025

Dinkesda_Demak – Upaya menuju Kabupaten Sehat 2025 semakin nyata diwujudkan melalui pelaksanaan Implementasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berkelanjutan yang digelar di Balai Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam, Selasa (5/8/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak bersama Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dan melibatkan lintas sektor, mulai dari Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga kader kesehatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Forum KKS dr. Muh Zaky Ma’ardi beserta jajaran, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Daerah, Camat Wonosalam, Danramil, Kapolsek, Korwil Dikbud, KUA, Pengawas Madrasah, tim P2PM dan Penyehatan Lingkungan, Kepala Puskesmas Wonosalam 1 bersama tim, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat Desa Botorejo, tokoh agama/masyarakat, serta kader kesehatan setempat.
Dalam sambutannya, Ketua Forum KKS dr. Muh Zaky Ma’ardi menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.
“STBM bukan hanya program seremonial, tetapi sebuah gerakan berkelanjutan yang membutuhkan keterlibatan nyata masyarakat. Dengan menerapkan lima pilar STBM, kita tidak hanya mencegah penyakit berbasis lingkungan seperti DBD, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju Demak yang bermartabat, maju, dan sejahtera,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dr. Ali Maimun, M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen daerah untuk menekan angka kasus penyakit berbasis lingkungan, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat memahami betul bagaimana menjaga sanitasi, mengelola limbah, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Pencegahan jauh lebih murah dan efektif daripada pengobatan. Dengan kebersamaan lintas sektor, kami optimis target Kabupaten Sehat 2025 dapat tercapai,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Daerah.
Camat Wonosalam yang turut hadir juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.
“Kami berharap implementasi STBM di Desa Botorejo bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Wonosalam. Gerakan masyarakat akan lebih kuat jika seluruh elemen bersatu, dari perangkat desa hingga kader kesehatan,” katanya.
Pelaksanaan kegiatan ini diisi dengan sosialisasi 5 Pilar STBM, diskusi interaktif bersama masyarakat, hingga aksi nyata kebersihan lingkungan. Antusiasme peserta, mulai dari perangkat desa hingga kader kesehatan, menunjukkan bahwa kesadaran bersama semakin terbangun.
Melalui gerakan STBM Berkelanjutan, Kabupaten Demak terus melangkah menuju masyarakat yang lebih sehat, lingkungan yang lebih bersih, serta masa depan yang lebih sejahtera. (Kesmas_Promkes PM)


















