Santri Lebih Sadar HIV dan IMS, Dinkesda Demak Gelar Sosialisasi di PP Al Badriyah Mranggen

Dinkesda_Demak-Mranggen, 23 Juli 2025 — Dalam upaya mencegah dan menanggulangi penyebaran penyakit HIV, AIDS, dan Infeksi Menular Seksual (IMS), Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Subid P2PM dan PL Bidang P2 menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan di Pondok Pesantren Al Badriyah, Kecamatan Mranggen.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari rangkaian program promosi kesehatan yang menyasar 27 titik lokus di wilayah kerja 27 puskesmas. PP Al Badriyah menjadi lokasi ke-17 pelaksanaan kegiatan, dengan melibatkan 35 peserta terdiri dari para santri dan pengurus pondok.
“Remaja, termasuk para santri, adalah kelompok yang sangat penting untuk diberikan pemahaman terkait HIV dan IMS. Saat ini, sudah mulai ditemukan kasus HIV di kalangan remaja, sehingga edukasi dini menjadi langkah preventif yang krusial,” ujar Nurbarokah, SKM Programer HIV/AIDS Dinkesda Demak di sela-sela kegiatan.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta diajak untuk mengenali cara penularan HIV dan IMS, memahami gejala awal, serta mendorong perilaku hidup sehat dan tidak berisiko. Kegiatan berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang menggugah antusiasme peserta.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pihak, seperti Puskesmas Mranggen I dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Demak. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa penanggulangan HIV/AIDS bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi tanggung jawab bersama antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan lembaga pendidikan.
Salah satu santri mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. “Kami jadi tahu bahwa HIV tidak hanya menular lewat hubungan seksual, tapi juga bisa lewat transfusi darah dan alat suntik yang tidak steril. Kami juga belajar pentingnya menjaga diri dan tidak mendiskriminasi ODHA,” ungkapnya.
Dengan terus digalakkannya sosialisasi seperti ini, diharapkan akan tumbuh generasi muda Demak yang lebih peduli, cerdas, dan berdaya dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat. Pondok pesantren sebagai bagian dari elemen pendidikan dan moral masyarakat pun dinilai sangat strategis dalam menyebarkan nilai-nilai hidup sehat, berempati, dan bertanggung jawab. (Kesmas_Promkes)


















