Dinkesda Demak Edukasi Santri tentang Bahaya HIV/AIDS dan IMS di Ponpes Darunnuroin Mijen


Dinkesda_Demak, 22 Juli 2025 – Guna menekan penyebaran HIV, AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) di kalangan remaja, Dinas Kesehatan Kabupaten Demak melalui Subid P2PM dan PL menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan HIV, AIDS, dan IMS di Pondok Pesantren Darunnuroin, Desa Jleper, Kecamatan Mijen.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan peserta sejumlah 35 orang santri dan pengurus pondok. Sosialisasi ini merupakan lokasi keenambelas dari total 27 titik kegiatan yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah kerja puskesmas di Kabupaten Demak.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh temuan kasus HIV pada remaja, yang menjadi sinyal penting perlunya peningkatan edukasi sejak dini. Sosialisasi bertujuan:
1. Meningkatkan pemahaman remaja tentang cara penularan dan pencegahan HIV/AIDS dan IMS,
2. Menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA (Orang dengan HIV/AIDS),
3. Mendorong gaya hidup sehat dan bertanggung jawab di kalangan santri.
Nurbarokah, SKM Programer HIV AIDs Subid P2PM dan PL Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menyampaikan bahwa pondok pesantren menjadi mitra strategis dalam penyebaran informasi kesehatan yang benar. “Remaja adalah kelompok paling rentan terpapar informasi keliru soal HIV/AIDS. Dengan edukasi yang tepat di lingkungan pesantren, kita bisa membentengi mereka sejak dini dengan pengetahuan dan kesadaran,” ungkap Nurbarokah.
Pihak pengurus Ponpes Darunnuroin juga menyambut baik kegiatan ini. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Edukasi semacam ini sangat dibutuhkan santri di zaman sekarang,” ujar salah satu pengurus pondok.
Kegiatan ini melibatkan Tim Program HIV/AIDS Dinkesda Demak, Puskesmas Mijen II, serta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Demak. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi dalam upaya penanggulangan penyakit menular berbasis komunitas.
Sosialisasi seperti ini akan terus digencarkan hingga seluruh 27 puskesmas di Kabupaten Demak mendapatkan lokus edukasi HIV/AIDS & IMS. Upaya ini sejalan dengan target nasional triple zero:
1. Zero infeksi baru HIV,
2. Zero kematian akibat AIDS
3. Zero diskriminasi terhadap ODHA.
Dengan edukasi yang menyentuh kelompok remaja dan komunitas pesantren, Dinas Kesehatan Kabupaten Demak optimistis bisa memutus mata rantai penularan HIV/IMS serta menciptakan generasi muda yang lebih sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. “Jangan takut tahu! Edukasi soal HIV/AIDS bukan aib, tapi bentuk kepedulian.” (Kesmas_Promkes PM)


















