Perkuat Peran Dokter Mandiri, Dinkesda Demak Gelar Monev Program TBC

Dinkesda_Demak, Senin – 16 Juni 2025 Dalam upaya memperkuat jejaring penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di tingkat layanan primer, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang P2P – Seksi P2PM Program TBC menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Klinik/Tempat Praktik Dokter Mandiri pada Senin, 16 Juni 2025 bertempat di Aula Eks Keuangan Dinkesda Demak.
Kegiatan ini diikuti oleh 45 peserta dari Klinik/Tempat Praktik Dokter Mandiri (TPMD) serta Tim Program TBC Dinas Kesehatan Kabupaten Demak.
Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam pengelolaan kasus TBC. Dalam kegiatan tersebut, dipaparkan situasi terkini TBC di Kabupaten Demak, termasuk tren kasus, pencapaian program, dan tantangan yang dihadapi.
Salah satu fokus utama dalam pertemuan ini adalah penguatan penggunaan aplikasi SITB (Sistem Informasi Tuberkulosis). Seluruh TPMD dibuatkan akun SITB dan diajarkan secara langsung cara input data mulai dari suspek/terduga TBC, permohonan hasil laboratorium, pengobatan, hingga pelaporan terapi OAT TBC SO.
Selain itu, peserta juga dibekali informasi teknis tentang:
- Kewajiban pemeriksaan HIV dan DM pada pasien TBC
- Mekanisme zero reporting bagi TPMD yang tidak menemukan kasus
- Alur pelaporan dan pencatatan elektronik berbasis regulasi terbaru
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain memperjelas alur pelaporan, kami juga jadi tahu pentingnya peran praktik mandiri dalam deteksi dini dan penanganan kasus TBC,” ungkap salah satu peserta dari klinik swasta wilayah Karangawen.
Kegiatan berjalan lancar dan interaktif, ditutup dengan diskusi teknis serta pembagian materi edukatif. Diharapkan dengan kegiatan ini, kontribusi tempat praktik mandiri dokter terhadap eliminasi TBC di Demak dapat semakin optimal.(Kesmas_Promkes PM)


















