Cegah Penyebaran Chikungunya, Dinkes Demak Lakukan Penyelidikan Epidemiologi di Tlogopandoga

Dinkesda_Demak – Jum’at, 13 Juni 2025 Sebagai respons cepat atas laporan masyarakat terkait adanya keluhan demam, pusing, dan nyeri sendi pada beberapa warga, Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Demak bersama Puskesmas Gajah 1 melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di Desa Tlogopandoga, Kecamatan Gajah.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh tim surveilans dari Dinkesda dan Puskesmas Gajah 1, Kepala Desa, kader kesehatan, serta aparat Babinkamtibmas setempat.
Tim melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) Chikungunya terhadap 8 pasien yang menunjukkan gejala klinis. Hasilnya, 6 orang dinyatakan positif Chikungunya. Selain itu, dilakukan pula survei jentik di 15 rumah, ditemukan 8 rumah positif jentik, dengan Angka Bebas Jentik (ABJ) hanya 60%, yang menunjukkan risiko tinggi penularan.
“Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi segera untuk mencegah meluasnya kasus. Kami telah berkoordinasi untuk melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) serentak sebagai langkah awal pengendalian,” terang Katim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Darto Wahab, S.Kep, Ners di dampingi Programmer Surveilans Kejadian Luar Biasa (KLB) Masrukhan, SKM
Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan PSN serentak di seluruh wilayah Dukuh Tlogojati, Desa Tlogopandoga pada Minggu, 15 Juni 2025. Kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan populasi nyamuk dan menekan potensi penularan penyakit. tambahnya
Dinas Kesehatan Kabupaten Demak mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan 3M Plus secara rutin, demi mencegah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, seperti Chikungunya dan DBD.Pungkasnya(Kesmas_Promkes PM)


















