Kader Posyandu Cakap Digital, Dinkesda Demak Laksanakan Praktek Kerja Lapangan Pelatihan Batch 3

Dinkesda_Demak, 12 Juni 2025 — Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak terus berupaya meningkatkan kualitas kader posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar Praktek Kerja Lapangan (PKL) dalam rangka Pelatihan Digital Keterampilan Kader Posyandu Batch 3, bertempat di Posyandu wilayah Kelurahan Mangunjiwan.
Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta kader yang sebelumnya telah mendapatkan pembekalan teori. Dalam pelaksanaannya, para kader didampingi langsung oleh fasilitator dari Dinas Kesehatan Daerah yang terdiri dari Katim Promkes, Katim Kesga Gizi, dan Katim PTM, serta tenaga pendamping dari 18 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Demak. Turut hadir pula tim Promkes PM sebagai penggerak lapangan.
Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata kepada para kader mengenai siklus pelaksanaan posyandu, baik pada fase pra, saat hari buka, maupun pasca hari buka posyandu. Para kader berlatih langsung bagaimana merencanakan kegiatan, melakukan pencatatan digital, penimbangan balita, pemantauan ibu hamil, hingga melakukan kunjungan rumah kepada sasaran prioritas.
Di era digital saat ini, penguasaan teknologi informasi menjadi hal penting bagi kader dalam mendukung proses pencatatan dan pelaporan kegiatan posyandu secara efisien. Melalui pelatihan ini, kader tidak hanya dibekali keterampilan teknis, namun juga pemahaman peran sebagai agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat dan mendukung pencapaian program kesehatan pemerintah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Kesehatan untuk mendukung transformasi layanan primer yang ditandai dengan peningkatan kompetensi kader dalam penggunaan pendekatan digital. Tujuannya, kader mampu mengoptimalkan peranannya secara mandiri dan berkelanjutan dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat.
Katim Promkes PM Indanaa Luthfiani, S.ST, S.Kep.Ners. mengatakan “Melalui praktek kerja lapangan ini, kader kita latih agar tidak hanya mampu melakukan pelayanan secara langsung, tetapi juga cakap memanfaatkan teknologi dalam proses kerja mereka. Ini adalah investasi penting untuk mewujudkan pelayanan posyandu yang adaptif, efisien, dan berdampak nyata,”
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respon positif dari peserta serta masyarakat. Diharapkan, praktik baik dari pelatihan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan di wilayah masing-masing kader, guna memperkuat peran posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Pungkasnya(Kesmas_Promkes PM)


















