Dinkesda Demak Perkuat Advokasi Lintas Sektor untuk Optimalisasi UHC Tahun 2026

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan optimalisasi UHC di Kabupaten Demak semakin kuat melalui dukungan lintas sektor yang solid, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan
Dinkesda Demak – Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menggelar kegiatan Advokasi Lintas Sektor dalam Dukungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) guna mengoptimalkan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026, bertempat di Ruang Eks Keuangan Dinkesda Demak.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Tim Pengelolaan Pendanaan Kesehatan, Dinas Sosial dan P2PA, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, operator SIKS-NG desa se-Kecamatan Mranggen, Kepala Puskesmas Mranggen 1, 2, dan 3 beserta jajaran, bidan desa, serta pihak terkait lainnya.
Advokasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan program UHC, khususnya bagi masyarakat miskin penerima Bantuan Iuran Pemerintah Daerah (PBI Daerah). Program ini memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif tanpa kendala finansial.
Berdasarkan data terbaru, capaian UHC Kabupaten Demak per April 2026 telah mencapai 99,91% dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 89,72%. Meskipun telah melampaui target nasional, upaya optimalisasi terus dilakukan melalui verifikasi dan validasi data kepesertaan secara berkala.
Dalam kegiatan ini dibahas berbagai tantangan, seperti masih ditemukannya peserta pada desil 6–10, peserta yang telah meninggal namun masih terdaftar aktif, serta reaktivasi peserta PBI yang kembali nonaktif akibat perubahan status desil. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan data (ground check) secara berkelanjutan yang melibatkan perangkat desa, Dinas Sosial, Dukcapil, dan fasilitas kesehatan.
Salah satu pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa validitas data menjadi kunci utama keberhasilan program. “Koordinasi lintas sektor sangat penting dalam memastikan data kepesertaan selalu akurat sehingga bantuan dapat tepat sasaran,” ujarnya.
Pelaksana lainnya menambahkan bahwa komitmen bersama diperlukan untuk menjaga keberlanjutan UHC. “Melalui advokasi ini, kami memperkuat sinergi antarinstansi agar masyarakat tetap mendapatkan jaminan kesehatan secara berkelanjutan dan merata,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan optimalisasi UHC di Kabupaten Demak semakin kuat melalui dukungan lintas sektor yang solid, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang adil dan berkualitas. (Kesmas_Promkes PM)
#DinkesdaDemak #UHC #JKN #BPJSKesehatan #PendanaanKesehatan #DemakSehat #KolaborasiKesehatan #ASNBerAKHLAK #BanggaMelayaniBangsa





















